MENGINTIP AKTIVITAS PERKEMBANGBIAKAN BURUNG PARUH BENGKOK DI TAMAN NASIONAL MANUSELA
MENGINTIP AKTIVITAS PERKEMBANGBIAKAN BURUNG PARUH BENGKOK DI TAMAN NASIONAL MANUSELA

By Balai Taman Nasional Manusela 08 Jun 2021, 19:37:25 WIB Umum
MENGINTIP AKTIVITAS PERKEMBANGBIAKAN BURUNG PARUH BENGKOK  DI TAMAN NASIONAL MANUSELA

Mengintip Aktivitas Perkembangbiakan Burung Paruh Bengkok  di Taman Nasional Manusela
Oleh: SUGENG HANDOYO, S.Hut (Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (KSPTN) Wilayah I Wahai
Salah satu lokasi pengamatan aktivitas musim kawin burung paruh bengkok adalah daerah Kareasa, Resort Sasarata Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah I Wahai.   Di sini, pengamat dan pencinta burung, dapat melihat langsung atraksi burung paruh bengkok dan perling maluku pada saat musim reproduksi.  Berdasarkan pengamatan, Bulan April – Juni adalah waku terbaik untuk melakukan pengamatan di lokasi ini.
Untuk mencapai daerah Kareasa, pengamat dan pencinta burung perlu berjalan kaki menempuh medan dengan topografi landai dan jalan setapak hutan yang melintasi hutan primer dataran rendah dan beberapa sungai besar dan kecil.  Waktu tempuh ke tempat ini sekitar 5 jam perjalanan.  Dalam perjalanan ke Kareasa, anda juga dapat berjumpa dengan satwa liar lainya seperti Kasuari Casuarius casuarius, Rusa (Cervus timorensis) serta kus-kus (Phalanger orientalis).
Selain aktivitas reproduksi, di Blok ini anda juga dapat melihat secara langsung berbagai aktivitas burung-burung paruh bengkok seperti bergerak (yang meliputi terbang, berjalan, berkelahi, menggelantung), bertengger, istirahat, berjemur, dan aktivitas ingestif seperti makan, minum dan membersihkan paruh. Untuk aktivitas reproduksi, burung paruh bengkok menggunakan dan menempati pohon-pohon tua yang kering dan memiliki lubang atau bekas sarang burung lainnya. Apabila beruntung, anda dapat menyaksikan langsung perilaku kawin burung paruh bengkok.  Perilaku ini biasanya dilakukan pada pagi hari.
1. Foto 1 : Blok hutan Kareasa dengan tipe vegetasi hutan primer dataran rendah yang dilintasi Sungai Waemual.
2. Foto 2 : Pasangan kakatua seram yang saling membersihkan dan menelisik bulu.
3. Foto 3 : Foto: Perilaku Kakatua seram Cacatua moluccensis pada saat kawin.
4. Foto 4 : Foto: Menjaga sarang dari gangguan predator
5. Foto 5 : Nuri pipih merah Geoffroyus geoffoyi yang siaga di sarang.
6. Foto 6 : Foto: Raja Perling seram Basilornix corthaix mengawal sarangnya saat reproduksi
#KemenLHK
#Dirjen KSDAE
#lebihindahdialam
#Ayo ke Taman Nasional Manusela






View semua komentar

Tulis Komentar

Ikuti kami

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan - Iklan Sidebar

Pengunjung

    Flag Counter

Jejak Pendapat

Bagaimana Pelayanan di Balai Taman Nasional Manusela Menurut Saudara?
  Sangat Memuaskan
  Cukup Memuaskan
  Memuaskan

Video Terbaru

View All Video

Tag Berita & Informasi