Alur Penerbitan Ijin Masuk Kawasan Konservasi

Lanjut Membaca  

 

Syarat dan Ketentuan Permohonan Ijin Masuk Kawasan Konservasi

Lanjut Membaca  

 

Tarif Masuk Kawasan Konservasi Taman Nasional Manusela

Lanjut Membaca  

 

Pendakian Binaya

Pendaftaran SIMAKSI Pendakian Gunung Binaya Taman Nasional Manusela

Lanjut Membaca

Penelitian

Pendaftaran SIMAKSI Penelitian Taman Nasional Manusela

Lanjut Membaca

Z

Wisata Pelajar/ Mahasiswa

Pendaftaran SIMAKSI Wisata Rombongan Pelajar/Mahasiswa diTaman Nasional Manusela

Lanjut Membaca

Filem Komersial

Pendaftaran SIMAKSI Pembuatan Filem Komersial di Taman Nasional Manusela

Lanjut Membaca

Pengamatan Burung

Pendaftaran SIMAKSI Pengamatan Burung di Taman Nasional Manusela

Lanjut Membaca

Show Buttons
Hide Buttons

Sebelum melakukan registrasi, bagi setiap individu/kelompok yang ingin mengurus SIMAKSI dipersilahkan untuk mencermati tata cara registrasi dengan seksama serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku


 
BOOKING eSIMAKSI TN Manusela
Pendaftaran/reservasi di Balai TN Manusela dilaksanakan dengan sistem online, dengan ketentuan sebagai berikut :

1.   Booking dilakukan online dengan mengisi formulir yang bisa diakses dari website https://tnmanusela.menlhk.go.id/id/simaksi-online/
2.   Pembayaran karcis masuk dilakukan secara online, setelah mengikuti alur pendaftaran booking online;
3.   Konfirmasi pembayaran ke website https://tnmanusela.menlhk.go.id/id/simaksi-online/
4.   Pembatalan pendakian dapat dilakukan minimal 3 hari sebelum hari keberangkatan (H-3) dengan cara menelpon atau datang langsung ke kantor Balai Besar TNBTS. Biaya transfer  pengembalian pembayaran dibebankan kepada calon pendaki.
5.  Bukti konfirmasi menjadi alat bukti pengambilan SIMAKSI

PELAKSANAAN PENDAKIAN

       1.  Bukti konfirmasi menjadi alat bukti pengambilan SIMAKSI
       2.  Calon pendaki yang telah mengambil karcis masuk, menyerahkan bukti transfer dan bukti konfirmasi kepada petugas;
       3.  Selain memiliki karcis masuk, calon pendaki wajib memiliki surat izin pendakian bermaterai (biaya materai ditanggung pendaki);
       4.  Persyaratan memperoleh surat izin pendakian :
             a. Mengisi form surat izin pendakian yang tersedia dengan materai senilai Rp. 6.000,-;
             b. Fotokopi identitas resmi (KTP/Kartu Pelajar/KTM/SIM/Pasport) yang masih berlaku untuk semua peserta pendakian;
             c. Pendaki Gunung Binaya minimal berusia 10 tahun.
             d.  Bagi calon pendaki yang berusia kurang dari 17 tahun, disamping identitas diri bersangkutan harus menyertakan Surat Izin Orang Tua/Wali yang ditandatangani di atas materai     
                  senilai Rp. 6000, serta dilengkapi fotocopy KTP dari orang tua/wali, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran;
             e.  Surat Keterangan Sehat asli, bertanda tangan dan berstampel basah dari Dokter
             f.  Satu kelompok harus memiliki 1 (satu) orang ketua kelompok yang berperan sebagai penanggung jawab kelengkapan administrasi dan keselamatan anggotanya;
             g.  Proses pemeriksaan barang dilakukan oleh petugas, setelah ketua kelompok melakukan pencatatan jenis barang bawaan pada bagian belakang lembar surat izin.
      5.  Pendaki yang melakukan tujuan khusus seperti penelitian, pengambilan foto untuk tujuan komersil, pembuatan video/film dan lain-lain, harus mengurus SIMAKSI ke kantor
            Balai Besar TNBTS;
      6.  Pendaki yang menggunakan peralatan drone wajib mendapatkan izin dari Balai Besar TNBTS.
      7.  Bagi Pendaki harus memperhatikan antara lain :
             a.  Setiap pendaki harus menggunakan perlengkapan/personal use yang memenuhi standar pendakian;
             b.  Pendaki harus tetap berjalan pada jalur yang telah ditentukan;
             c.  Pendaki harus mematuhi rekomendasi batas aman pendakian yang diberikan;
             d.  Pendaki dilarang membuat api dari kayu dan sampah anorganik untuk tujuan apapun;
             e.  Pendaki yang turun harus melapor dan membawa kembali sampah;
       8.  Demi kenyamanan dan keamanan, setiap pendaki diwajibkan untuk menggunakan :
             a.  Tenda kedap air;
             b.  Ransel/carrier dengan spesifikasi kuat dan kondisi baik, nyaman untuk pendakian;
             c.  Matras, kantong tidur (Sleeping bag), sarung tangan, kaos kaki, bandana/kerpus/kupluk, sepatu, dan jas hujan sesuai standar pendakian;
             d.  Lampu senter, head lamp dan baterai cadangan;
             e.  Perbekalan logistik, disesuaikan dengan rencana perjalanan dan jumlah anggota kelompok;
             f.  Obat-obatan pribadi (alat P3K).

Syarat dan Ketentuan Permohonan Ijin Masuk Kawasan Konservasi

Persyaratan umum SIMAKSI yang harus disiapkan oleh pemohon.

  1. Pemohon WNI
    1. Surat permohonan izin memasuki kawasan TN Karimunjawa yang ditujukan kepada Kepala Balai Taman Nasional Manusela (Surat Pengantar).

      File scan berformat *.PDF/*.JPG dengan ukuran maksimum 800 KB

    2. Rencana kegiatan (proposal).

      File scan berformat *.PDF dengan ukuran maksimum 1,5 MB

    3. Fotokopi KTP pemohon.

      File scan berformat *.PDF/*.JPG dengan ukuran maksimum 800 KB

    4. Membawa materai Rp. 6.000,00 sebanyak 1 (satu) buah.
    5. Membayar Pungutan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di kawasan Taman Nasional Manusela
  2. Pemohon WNA atau untuk kepentingan asing
    1. Fotokopi SIMAKSI dari Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam.
    2. Fotokopi paspor dan visa pemohon.
    3. Rencana kegiatan (proposal).
    4. Membawa materai Rp. 6.000,00 sebanyak 1 buah.
    5. Membayar Pungutan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di kawasan Taman Nasional Manusela

TARIF MASUK KAWASAN KONSERVASI

A. PENGUNJUNG UMUM
 Karcis Masuk Pengunjung Umum
1. Wisatawan Mancanegara (WNA) Rp. 150.000,-/orang/hari
2. Wisatawan Nusantara (WNI) Rp. 5.000,-/orang/hari

B. REKREASI ALAM BEBAS
Kegiatan wisata umum
1. Berkemah Rp. 5.000,-/orang/hari/kemah
2. Penelusuran hutan (tracking),Mendaki gunung (hiking-climbing) Rp. 5.000,-/orang/paket/kegiatan
3. Penelusuran gua (caving) Rp. 10.000,-/orang/paket/kegiatan
4. Pengamatan hidupan liar Rp. 10.000,-/orang/paket/kegiatan
5. Kano/ bersampan Rp. 25.000,-/orang/hari
6. Arung jeram Rp. 15.000,-/orang/hari
7. Canopi trail Rp. 25.000,-/orang/sekali masuk
8. Outbound training Rp. 150.000,-/orang/paket/kegiatan

C. PENELITIAN
Peneliti Mancanegara/ Mahasiswa Perguruan Tinggi Mancanegara (Foreign Researcher)
1. < 1 bulan Rp. 5.000.000,-/orang
2. 1 bulan – 6 bulan Rp. 10.000.000,-/orang
3. 7 bulan – 12 bulan Rp. 15.000.000,-/orang
Peneliti Nusantara (Indonesian Researcher)
1. < 1 bulan Rp. 100.000,-/orang
2. 1 bulan – 6 bulan Rp. 150.000,-/orang
3. 7 bulan – 12 bulan Rp. 250.000,-/orang
Mahasiswa/ Pelajar Indonesia (Indonesian Student)
berlaku tarif Rp. 0,- (NOL Rupiah)

D. SNAPSHOT FILM & FOTO KOMERSIAL
1. Video Komersil Rp. 10.000.000,-/paket
2. Handycam Rp. 1.000.000,-/paket
3. Foto Rp. 250.000,-/paket

E. IURAN IZIN PENGAMBILAN SAMPEL PENELITIAN

1. Warga Negara Indonesia (WNI)/ Mahasiswa Indonesia Rp. 50.000,-/izin
2. Warga Negara Asing (WNA)/ Mahasiswa Mancanegara Rp. 500.000,-/izin

F. PUNGUTAN ADMINISTRASI PEMANFAATAN TUMBUHAN DAN SATWA LIAR
• Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SATS-DN) Rp. 35.000,-/SATS


 

Sebelum melakukan registrasi, bagi setiap individu/kelompok yang ingin mengurus SIMAKSI dipersilahkan untuk mencermati tata cara registrasi dengan seksama serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku


 
PELAKSANAAN PENDAKIAN

       1.  Bukti konfirmasi menjadi alat bukti pengambilan SIMAKSI
       2.  Calon pendaki yang telah mengambil karcis masuk, menyerahkan bukti transfer dan bukti konfirmasi kepada petugas;
       3.  Selain memiliki karcis masuk, calon pendaki wajib memiliki surat izin pendakian bermaterai (biaya materai ditanggung pendaki);
       4.  Persyaratan memperoleh surat izin pendakian :
             a. Mengisi form surat izin pendakian yang tersedia dengan materai senilai Rp. 6.000,-;
             b. Fotokopi identitas resmi (KTP/Kartu Pelajar/KTM/SIM/Pasport) yang masih berlaku untuk semua peserta pendakian;
             c. Pendaki Gunung Binaya minimal berusia 10 tahun.
             d. Menyertakan Surat Keterangan Sehat asli, bertanda tangan dan berstampel basah dari Dokter
             f.  Satu kelompok harus memiliki 1 (satu) orang ketua kelompok, sebagai penanggung jawab kelengkapan administrasi dan keselamatan anggotanya;
             g.  Pemeriksaan barang dilakukan oleh petugas, setelah ketua kelompok mencatat jenis barang bawaan pada bagian belakang lembar surat izin.
      5.  Pendaki yang melakukan tujuan khusus seperti penelitian, pengambilan foto komersil, pembuatan video/film dan lain-lain, harus mengurus SIMAKSI ke kantor Balai TN Manusela;
      6.  Pendaki yang menggunakan peralatan drone wajib mendapatkan izin dari Balai TN Manusela.
      7.  Bagi Pendaki harus memperhatikan antara lain :
             a.  Setiap pendaki harus menggunakan perlengkapan/personal use yang memenuhi standar pendakian;
             b.  Pendaki harus tetap berjalan pada jalur yang telah ditentukan;
             c.  Pendaki harus mematuhi rekomendasi batas aman pendakian yang diberikan;
             d.  Pendaki dilarang membuat api dari kayu dan sampah anorganik untuk tujuan apapun;
             e.  Pendaki yang turun harus melapor dan membawa kembali sampah;
       8.  Demi kenyamanan dan keamanan, setiap pendaki diwajibkan untuk menggunakan :
             a.  Tenda kedap air;
             b.  Ransel/carrier dengan spesifikasi kuat dan kondisi baik, nyaman untuk pendakian;
             c.  Matras, kantong tidur (Sleeping bag), sarung tangan, kaos kaki, bandana/kerpus/kupluk, sepatu, dan jas hujan sesuai standar pendakian;
             d.  Lampu senter, head lamp dan baterai cadangan;
             e.  Perbekalan logistik, disesuaikan dengan rencana perjalanan dan jumlah anggota kelompok;
             f.  Obat-obatan pribadi (alat P3K).

LARANGAN

      1.  Mengambil, memetik, memotong tumbuhan dan atau bagian-bagiannya serta benda-benda lainnya dan atau membawa ke tempat lain;
      2.  Menangkap, melukai dan atau membunuh satwa yang ada dalam kawasan;
      3.  Membawa biji/bibit benih tumbuhan serta satwa ke dan dari dalam kawasan;
      4.  Melakukan aktivitas pendakian tanpa izin;
      5.  Melakukan perbuatan asusila;
      6.  Membawa bahan peledak dan senjata tajam serta membawa alat-alat yang lazim digunakan untuk berburu seperti senjata api, senapan angin, panah, ketapel, tombak, jerat lem atau  kurungan, alat pancing dan lain-lain;
      7.  Membawa obat-obatan terlarang (daftar golongan G), narkoba dan minuman keras;
      8.  Melakukan aktivitas yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran hutan;
      9.  Melakukan vandalisme, membawa berbagai jenis cat, termasuk cat semprot dan jenis pewarna lainnya, serta alat tulis seperti spidol;
      10. Membuang sampah dalam bentuk apapun di dalam kawasan;
      11. Membuat kegaduhan dalam bentuk apapun termasuk menyalakan alat musik portable;
      12. Membuat jalur baru dan atau jalan pintas;
      13. Membuat/menambah bangunan dalam bentuk apapun tanpa seizin BTN Manusela
      14. Merusak sarana dan prasarana pengelolaan pendakian;

SANKSI

Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku pada:
      1. Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya;
      2. Undang-Undang No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan;
      3. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
      4. Peraturan Pemerintah No. 45 tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan;
      5. Peraturan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam No. P.7/IV-SET/2011 tentang Tata Cara Masuk Kawasan Suaka Alam, Kawasan Pelestarian Alam dan Taman Buru;
Sanksi pelanggaran bisa juga berupa sanksi mulai dari pembinaan sampai dengan blacklist untuk memasuki kawasan pendakian gunung Binaya
yang lamanya disesuaikan dengan tingkat pelanggaran

Sebelum melakukan registrasi, bagi setiap individu/kelompok yang ingin mengurus SIMAKSI dipersilahkan untuk mencermati tata cara registrasi dengan seksama serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku


Ketentuan umum Penelitian di Kawasan Konservasi Taman Nasional Manusela atara lain adalah sebagai berikut:
    1. Pengajuan Permohonan Ijin Penelitian paling lambat 2 minggu sebelum pelaksanaan penelitian.
    2. Bila dalam rencana penelitian akan melakukan pengambilan spesimen (flora/ fauna/ benda mati), maka diperlukan Ijin Pengambilan Spesimen dari.    Direktorat Jenderal KSDAE,  Kementerian Kehutanan di Jakarta.
    3. Membayar tarif masuk kawasan konservasi untuk tujuan Penelitian (Simaksi Penelitian) sesuai ketentuan yang berlaku.
    4. Pembayaran biaya masuk kawasan konservasi untuk tujuan Penelitian (Simaksi Penelitian) dilakukan secara tunai dalam satuan mata uang Rupiah (Rp) pada saat pengambilan.     Simaksi Penelitian di Kantor Balai TN Manusela untuk selanjutnya disetor ke Kas Negara.
    5. Masa berlaku Simaksi dan perpanjangan untuk kegiatan penelitian paling lama 3 (tiga) bulan dimana permohonan perpanjangan Simaksi diajukan pemohon kepada penerbit Simaksi, paling lama 10 (sepuluh) hari kerja sebelum Simaksi berakhir dengan melampirkan laporan hasil perkembangan penelitian dan perizinan dari instansi terkait yang masih berlaku.

Kelengkapan Permohonan Perijinan Penelitian (Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi - Simaksi Penelitian) secara online Balai Taman Nasional Manusela:
    1. Mengisi Detil Permohonan Ijin Penelitian (Surat Permohonan)
    2. Melampirkan Dokumen (file PDF):
        a. Proposal Kegiatan Penelitian
        b. Kartu Tanda Mahasiswa
        c. Kartu Tanda Penduduk
        d. Surat Rekomendasi Perguruan Tinggi/Lembaga Penelitian
    3. Mengisi Surat Pernyataan (mematuhi aturan)
        a. Tata Cara Permohonan Simaksi >> Peraturan Dirjen PHKA Nomor P. 7/IV-SET/2011 Tentang Tata Cara Masuk Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam
        b. Ketentuan Tarif Masuk Kawasan >> Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2014 (PP 12/ 2014)


Welcome to on line Research Permit Registration at Manusela National Park. General Regulation:
    1. Submit research permit application two weeks before the research due
    2. Must have permit from the Directorate General of Forest Protection and Nature Conservation, Ministry of Forestry, in Jakarta, to take research sample/specimen out of Indonesian region.
    3. Must pay entrance permit fee (SIMAKSI) to conservation area which is subject to the Government Regulation of the Republic Indonesia, i.e. PP 12/ 2014
    4. Entrance permit fee for research purposes in conservation area must be paid in cash in Rupiah when collecting SIMAKSI at Manusela National Park Office. This fee will directly be deposited by the park to the State Treasury.
    5. SIMAKSI can be extended for as long three months for research purposes. Request for SIMAKSI extension shall be made to the park officer in charge not later than 10 days before the SIMAKSI expire date, attached with the research progress report and other valid permit document from related government institution.

The applicants for on line Research Permit registration will need to:
    1. Fill in the application form
    2. Enclosed documents in PDF files:
        a. Research proposal
        b. Student Identity Card
        c. Residential Identity Card
        d. Letter of Recommendation from University / Research Institution
    3. Fill in Letter of Statement:
        a. SIMAKSI Procedure according to the regulation of Directorate General of Forest Protection and Nature Conservation (Peraturan Dirjen PHKA Nomor P.7/2011 on the Procedure for Entrance to Nature Sanctuary Reserve, Natural Preservation Reserve and Hunting Park.)
        b. Provisions for Entrance Permit Fee to Conservation Area subject to the Government Regulation of the Republic Indonesia (PP 12/ 2014).


 

Sebelum melakukan registrasi, bagi setiap individu/kelompok yang ingin mengurus SIMAKSI dipersilahkan untuk mencermati tata cara registrasi dengan seksama serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku


 
  KEGIATAN WISATA PENDIDIKAN/MAHASISWA

  1. Surat keterangan domisili
  2. Kartu identitas
  3. Daftar anggota kelompok atau rombongan
  4. Mengisi formulir online

 

Sebelum melakukan registrasi, bagi setiap individu/kelompok yang ingin mengurus SIMAKSI dipersilahkan untuk mencermati tata cara registrasi dengan seksama serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku


SNAPSHOT FILM DAN FOTO KOMERSIAL

A. WNI
1. Proposal Kegiatan
2. Fotokopi tanda pengenal
3. Surat pernyataan tentang kesanggupan untuk mematuhi ketentuan perundang-undangan
4. Sinopsis
5. Daftar peralatan
6. Daftar anggota Tim

B. WNA (foreigner)
1. Surat keterangan jalan dari Kepolisian
2. Proposal kegiatan
3. Fotokopi paspor
4. Surat pernyataan tentang kesanggupan untuk mematuhi ketentuan perundang-undangan
5. Surat Izin Produksi Pembuatan Film Non Cerita/Cerita di Indonesia dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
6. Sinopsis
7. Daftar peralatan
8. Daftar anggota Tim

 


 


Sebelum melakukan registrasi, bagi setiap individu/kelompok yang ingin mengurus SIMAKSI dipersilahkan untuk mencermati tata cara registrasi dengan seksama serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku


 

KEGIATAN PENGAMATAN BURUNG /BIRDWATCHING

  1. Surat keterangan domisili
  2. Kartu identitas
  3. Daftar anggota kelompok atau rombongan
  4. Mengisi formulir online