MASYARAKAT BERDAYA, TN MANUSELA TERJAGA
MASYARAKAT BERDAYA, TN MANUSELA TERJAGA

By Balai Taman Nasional Manusela 01 Jan 2021, 06:41:44 WIB Umum
MASYARAKAT BERDAYA, TN MANUSELA TERJAGA

Di penghujung tahun 2020, Balai Taman Nasional (BTN) Manusela menyerahterimakan bantuan Pengelolaan Usaha Ekonomi Produktif Masyarakat Desa kepada dua Desa/Negeri Penyangga Taman Nasional Manusela yakni Negeri Piliana dan Negeri Mosso, Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah. 

Bantuan untuk Negeri Piliana diberikan kepada Kelompok Porter Hoto Pity dalam bentuk peralatan pendakian yang terdiri atas: 30 buah sleeping bag, 6 unit tenda, 15 buah jaket gunung, 6 buah ransel, 6 foot print/alas tenda, 20 buah matras, 20 buah head lamp, 6 set panci masak, 6 buah flysheet tenda dan 6 buah kompor gas.  Selama ini, porter-porter pendakian G. Binaya hanya berbekal peralatan pendakian yang minim. Peralatan ini diberikan agar para porter pendaki bisa dengan aman dan nyaman mendampingi dan melayani tamu dalam pendakian ke Puncak G. Binaya. Sebagian peralatan ini juga bisa disewakan kepada tamu pendaki untuk memperoleh pendapatan tambahan bagi kelompok porter.

Dalam kesempatan ini, bantuan peralatan pendakian diserahterimakan oleh Kepala BTN Manusela kepada Raja Negeri Piliana, untuk selanjutnya diserahkan kepada Kelompok Porter Hoto Pity untuk dikelola dan dimanfaatkan para anggotanya guna meningkatkan pelayanan kepada pendaki dan sekaligun meningkatkan perekonomian mereka.  Di tengah pandemi Covid-19, dimana pendakian ke Puncak G. Binaya masih ditutup, pemberian bantuan peralatan ini merupakan upaya antisipasi dan persiapan kelompok porter untuk menyambut pembukaan kembali pendakian.

Baca Lainnya :

 

Untuk Negeri Mosso, bantuan diberikan kepada Kelompok Tani Amarouwele dalam bentuk Pondok Pengering Hasil Pertanian.  Pondok pengering dirancang untuk dapat mengeringkan berbagai komoditi pertanian seperti biji kakao, cengkeh, bunga pala, kopra dan lain-lain. Melalui proses pengeringan di pondok pengering ini diharapkan masyarakat memperoleh produk pertanian dengan  kualitas yang lebih baik dan dengan waktu pengeringan yang lebih cepat.  Bagi Kelompok Tani Amarouwele, keberadaan pondok pengering juga bisa menjadi sarana peningkatan ekonomi anggotanya karena, jika dikelola dengan sungguh-sungguh dan baik, fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk menyediakan jasa pengeringan kepada anggota masyarakat Negeri Mosso lainnya, yang tentunya dengan imbal jasa yang sepadan.

Pondok pengering bisa menjadi solusi bagi masyarakat pada saat musim hujan karena pondok pengering dirancang untuk dapat memaksimalkan panas/energi matahari dengan sistem “rumah kaca” dan juga bisa beroperasi dengan tenaga listrik.  Pondok pengering bantuan BTN Manusela ini dibangun lewat kerjasama dengan Dr. Hunggul Yudono dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Makassar.  




View semua komentar

Tulis Komentar

Ikuti kami

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Kanan - Iklan Sidebar

Pengunjung

    Flag Counter

Jejak Pendapat

Bagaimana Pelayanan di Balai Taman Nasional Manusela Menurut Saudara?
  Sangat Memuaskan
  Cukup Memuaskan
  Memuaskan

Video Terbaru

View All Video