Penyu sisik (Eretmochelys imbricata)

Penyu sisik (Eretmochelys imbricata)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi sesuai dengan  PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Penyu ini menyukai pantai berpasir yang sepi dari manusia dan sumber bising dan cahaya sebagai tempat bertelur. Hal ini sesuai dengan keadaan di sepanjang garis pantai Faung Resort Sasarata Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Wahai Taman Nasional Manusela sehingga lokasi ini sangat mendukung aktivitas penyu sebagai lokasi untuk bertelur.

Klasifikasi Ilmiah :

Kingdom          : Animalia

Filum               : Chordata

Kelas               : Reptilia

Ordo                : Testudinata

Famili              : Cheloniidae

Genus             : Eretmochelys

Species           : Eretmochelys imbricata

Balai Taman Nasional Manusela melaksanakan kegiatan monitoring penyu untuk mengetahui jumlah penyu yang melakukan aktivitas bertelur. Monitoring yang dilakukan selama 6 (enam) hari pada bulan Mei 2017 ditemukan 3 ekor Penyu Sisik betina (Eretmochelys imbricata) yang melakukan aktivitas bertelur pada malam hari. Penyu pertama bertelur sebanyak 123 butir, Penyu kedua bertelur sebanyak 79 butir dan Penyu ketiga bertelur sebanyak 63 butir sehingga jumlah seluruh telur yang ditemukan sebanyak 265 butir.

Telur Penyu Sisik

Telur Penyu Sisik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu predator telur penyu di lokasi monitoring ini adalah Soa-soa (Hydrasaurus amboinensis). Predator ini memiliki penciuman yang baik sehingga mampu mendeteksi keberadaan telur penyu. Pada lokasi monitoring ditemukan bagian kulit telur penyu yang tidak utuh dari 2 (dua) sarang alami.

Telur yang sudah dimangsa Soa-Soa

Telur yang sudah dimangsa Soa-Soa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sesuai dengan hasil hasil assessment 30 Juni 2008, status konservasi menurut kategori Daftar Merah IUCN species ini termasuk dalam Critically Endangered atau Terancam Kritis yang artinya beresiko tinggi mengalami kepunahan di alam liar sehingga dibutuhkan upaya untuk menghindari terjadinya kepunahan terhadap species ini. Dalam upaya mendukung pelestariannya, kedepan diharapkan dapat dibuat Penetasan Telur Penyu Semi Alami untuk meningkatkan presentase keberhasilan penetasan telur Penyu menjadi tukik. Untuk itu, peran serta dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup Penyu Sisik di Pantau Faung Sasarata. (IIP & BFS)

Show Buttons
Hide Buttons